Koran Online,SORONG-Masyarakat Distrik Salawati Selatan bersama unsur adat setempat menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian RI. Pernyataan sikap ini disampaikan di Sekretariat Dewan Adat Moi Maya Kabupaten Sorong, Kelurahan Mariat Pantai, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Distrik Salawati Selatan sekaligus Kepala Suku Moi Maya Kabupaten Sorong, Amiruddin Umalelen.
Dalam keterangannya, ia menegaskan, Program CSR merupakan langkah strategis nasional untuk mengoptimalkan lahan tidur dan rawa menjadi lahan produktif demi memperkuat ketahanan pangan.
Menurut Amiruddin, program ini memanfaatkan lahan terbuka di Kabupaten Sorong untuk diubah menjadi areal tanam padi, yang hasilnya dikembalikan sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat pemilik lahan. Pihaknya juga mendesak agar program ini segera dihadirkan.
”Selama ini, Kampung Sailolof selaku ibu kota distrik maupun kampung lainnya menghadapi keterbatasan akses terhadap konsumsi pangan pokok beras,” ungkap Amiruddin.
Oleh karena itu, warga Salawati Selatan sangat berharap Presiden dapat segera merealisasikan program tersebut, disertai komitmen siap mendukung penuh demi menggerakkan dan meningkatkan perekonomian di tingkat kampung.
Menanggapi spekulasi yang beredar, Amiruddin dengan tegas membantah isu miring mengenai penyerobotan lahan adat. Ia memastikan program ini murni demi kepentingan rakyat dan sama sekali tidak ada pengambilalihan tanah.
”Perlu ditegaskan bahwa tidak ada pengambilan tanah oleh pemerintah, semuanya kembali ke masyarakat,” tegas Amiruddin.
Ia juga menambahkan, “Jika ada yang bilang Cetak Sawah merampas masyarakat adat, itu adalah tidak bebar.Karena pemerintah hanya menggunakan atau memanfaatkan lahan-lahan tidur yang tidak produktif menjadi lahan produktif yang nantinya manfaatnya sangat berguna bagi orang banyak. Mari masyarakat adat Kabupaten Sorong saling membantu untuk sejahtera bersama” Pungkasnya
Di sisi lain, upaya penguatan ketahanan pangan di tingkat akar rumput ini turut mendapat perhatian nyata dari pemerintah pusat. Presiden Prabowo menyalurkan bantuan bibit jagung dan pupuk bagi para petani di Kampung Sailolof, Distrik Salawati Selatan, guna mendongkrak produktivitas pertanian di wilayah tersebut.[CR-14]


















































