Koran Online SORONG-Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Yapen Waropen Kabupaten Sorong, Frans Samakori, mengajak seluruh warganya di perantauan untuk memperkuat persatuan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta aktif mengawal berbagai program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah.
”Pembangunan tidak akan berjalan sukses jika masyarakatnya tidak bersatu dan situasi keamanannya tidak kondusif. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama bergandengan tangan menjaga kedamaian di tanah rantau ini demi kelancaran program-program pemerintah,” ujar Frans Samakori, Kamis (10/9/26).
Ajakan tersebut disampaikannya di sela-sela kegiatan pembagian bantuan sosial berupa bahan pokok kepada masyarakat Yapen Waropen yang dipusatkan di Distrik Salawati, Kabupaten Sorong. Momentum pembagian sembako ini tidak hanya dimanfaatkan untuk meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam merajut tali silaturahmi serta memperkuat kebersamaan di antara masyarakat perantauan.
Dalam kesempatan yang sama, Frans menekankan bahwa partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat menentukan keberhasilan berbagai agenda strategis negara di daerah.
Menurutnya, roda pembangunan tidak akan bisa berputar secara optimal tanpa adanya dukungan nyata dari akar rumput serta terciptanya lingkungan sosial yang aman dan kondusif.
Ia juga menyoroti sejumlah program prioritas pemerintah yang sedang berjalan saat ini, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), serta pengembangan Koperasi Merah Putih. Seluruh program tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian konkret pemerintah pusat maupun daerah dalam memberikan pelayanan dasar serta meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Oleh karena itu, masyarakat Yapen Waropen di Kabupaten Sorong diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu memanfaatkan berbagai program tersebut secara positif. Warga juga diminta untuk ikut serta menjaga keberlangsungan program-program itu melalui dukungan penuh terhadap agenda pembangunan pemerintah daerah.
Lebih lanjut, di tengah dinamika sosial yang kerap terjadi, Frans mengingatkan warganya agar senantiasa menjaga kerukunan antarwarga dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi atau berita yang belum tentu kebenarannya (hoaks). Ia berpesan agar setiap persoalan yang muncul di tengah kehidupan bermasyarakat dapat diselesaikan secara bijak melalui jalur komunikasi dan musyawarah mufakat guna mencegah potensi konflik.
Sebagai penutup, Frans Samakori mendorong agar sinergi dan komunikasi lintas sektoral terus ditingkatkan. Peran aktif dari tokoh masyarakat, tokoh adat, unsur pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan dinilai sangat krusial dalam merawat stabilitas wilayah. Melalui kebersamaan yang terjalin erat, diharapkan Kabupaten Sorong tetap menjadi rumah yang aman, damai, dan produktif bagi seluruh warganya.[CR-12]


















































