Koran Online,SORONG-Kepala Suku Tehit Kabupaten Sorong, Moses Kaliele, memimpin aksi sosial pembagian paket sembako bagi masyarakat adat Tehit di Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Kamis (10/9/2026). Di sela-sela penyaluran bantuan tersebut, ia mengimbau warga agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta berpartisipasi aktif mendukung program pemerintah.
”Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah atas berbagai kebijakan pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Papua,” ujar Moses di Distrik Aimas.
Ia menilai berbagai kebijakan pembangunan yang dihadirkan pemerintah pusat maupun daerah telah memberikan dampak positif bagi peningkatan taraf hidup masyarakat di Tanah Papua. Oleh karena itu, ia mengajak warga Tehit untuk memanfaatkan sejumlah program prioritas yang tengah berjalan secara optimal.
Beberapa program yang disoroti meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), hingga Koperasi Merah Putih. Menurutnya, inisiatif tersebut dirancang langsung untuk mendongkrak kualitas kesehatan, kesejahteraan, sekaligus kemandirian ekonomi masyarakat setempat.
”Mari kita manfaatkan bersama program-program seperti Makan Bergizi Gratis, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, dan Koperasi Merah Putih ini dengan baik demi meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi kita,” ajaknya kepada warga.
Komitmen untuk mengawal agenda pembangunan nasional dan daerah turut ditegaskan oleh Moses sebagai wujud peran aktif masyarakat adat di Kabupaten Sorong.
Di samping itu, isu stabilitas keamanan menjadi sorotan penting dalam kesempatan tersebut. Moses mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi tidak akurat yang berpotensi memecah belah kerukunan warga.
”Saya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya dan dapat menimbulkan keresahan. Kondisi keamanan yang kondusif adalah kunci utama kelancaran pembangunan di daerah kita,” tegas Moses.
Persatuan, penguatan ikatan kekeluargaan, serta budaya saling menghormati dinilai sebagai fondasi esensial untuk merawat keharmonisan sosial. Suasana yang aman dan kondusif diyakini menjadi prasyarat utama agar seluruh program pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan di Kabupaten Sorong.[CR-12]


















































