Koran Online, SORONG – Bentrokan antara dua kelompok warga kembali terjadi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Kamis (17/4/2025). Insiden ini merupakan lanjutan dari konflik sebelumnya yang pecah pada Rabu (16/4/2025) sekitar pukul 17.00 WIT. Meski sempat berhasil diredam oleh aparat kepolisian, ketegangan kembali memanas keesokan harinya.
Menurut pantauan di lapangan, bentrokan mulai memanas sejak pukul 09.00 WIT. Aksi saling serang bermula di sekitar Pasar Remu, kemudian bergeser ke kawasan Jalan Basuki Rahmat. Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemicu bentrok lanjutan diduga akibat adanya serangan terhadap salah satu kelompok di Kompleks Rumah Papan.
Kedua belah pihak yang terlibat terlibat dalam aksi saling serang terbuka, bahkan sempat bentrok tepat di depan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sorong. Massa tampak menggunakan berbagai senjata tradisional seperti panah, kayu, serta benda tajam lainnya.
Aparat kepolisian berseragam lengkap dari Polres Sorong Kota bersama satuan Brimob diterjunkan ke lokasi guna mengendalikan situasi. Mereka mengamankan area kejadian dengan dukungan kendaraan taktis dan perlengkapan pengamanan lainnya.
Sampai berita ini ditayangkan, tim jurnalis Koran Online masih berupaya mengonfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait untuk menggali latar belakang serta dampak dari peristiwa ini.
Hingga pukul 12.15 WIT, kondisi di sekitar Jalan Basuki Rahmat mulai kembali kondusif. Arus lalu lintas berangsur normal, meski sejumlah toko di sekitar lokasi masih memilih untuk menutup operasionalnya. Sementara itu, aktivitas di MAN Sorong terganggu karena siswa-siswi tidak diizinkan keluar dari area sekolah hingga situasi benar-benar aman.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak berwenang. (ARY)


















































