KoranOnline,SORONG-Madrasah Diniyah (Madin) Al-Muttaqin di Kelurahan Malawele, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, menggelar bazar amal sebagai upaya menghimpun dana pelunasan dan perluasan lahan guna mendukung pengembangan lembaga pendidikan tersebut menjadi madrasah formal.
Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah pada Minggu (25/1/2026) itu disambut antusias masyarakat sejak pagi. Sejak dibuka pukul 06.30 WIT, ratusan warga memadati lokasi bazar untuk menukarkan kupon dengan berbagai sajian, mulai dari makanan berat, aneka kue, hingga minuman. Antusiasme tersebut mencerminkan besarnya kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan dan kemajuan pendidikan Islam di wilayah Malawele dan sekitarnya.

Ketua Takmir Masjid Al-Muttaqin, Hery Widyaprasetya, menjelaskan bahwa bazar amal merupakan hasil perencanaan selama kurang lebih tiga bulan. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk melunasi sisa pembayaran tanah madrasah seluas 20 x 40 meter persegi yang akan dimanfaatkan sebagai lokasi pengembangan fasilitas pendidikan.
“Insyaallah dana ini akan kami gunakan untuk memperkuat lembaga pendidikan di bawah naungan masjid. Ke depan, Madin Al-Muttaqin direncanakan berkembang menjadi Madrasah Ibtidaiyah agar dapat memberikan layanan pendidikan formal berbasis keagamaan bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Madin Al-Muttaqin, Nurul Hasanah, menambahkan bahwa jumlah santri saat ini telah melampaui 200 anak, sementara beberapa ruang kelas sudah tidak lagi mampu menampung seluruh peserta didik. Kondisi tersebut mendorong pihak madrasah untuk segera melakukan perluasan lahan sekaligus mempersiapkan pembukaan Madrasah Ibtidaiyah Al Ma’arif pada tahun ajaran baru.
Sementara itu, Ketua Panitia Bazar Amal, Nur Bianti, menyebutkan kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari wali santri, majelis taklim, PW Muslimat Papua Barat Daya, PC Muslimat Kabupaten Sorong, Fatayat NU,PD IPEMI Kabupaten Sorong hingga para pelaku UMKM. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan masyarakat terhadap pengembangan Madin Al-Muttaqin sebagai bagian dari upaya memajukan sektor pendidikan keagamaan di Kabupaten Sorong dan Papua Barat Daya.(AR)


















































