Koran Online,SORONG– Septinus Lobat mengukuhkan diri sebagai calon tunggal Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (21/11/25). Pendaftarannya yang dilakukan tepat pukul 13:12 WIT jelang Musyawarah Daerah (Musda) II, segera disorot sebagai penanda adanya diskresi politik tingkat tinggi dari pusat, mengabaikan potensi kontestasi.
Aksi pendaftaran Lobat ini bukan sekadar menunjukkan keseriusannya memimpin. Momentumnya menjadi terang benderang setelah mengantongi dokumen sakti dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Surat bernomor B-649/DPP/GOLKAR/X/2025, diteken langsung di Jakarta pada 19 November 2025, secara gamblang berisi perihal pengesahan calon ketua.
Surat yang disebut-sebut sebagai “surat sakti” itu menjadi rujukan tunggal pelaksanaan Musda II DPD Partai Golkar di provinsi termuda Indonesia ini.

Dokumen ini ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Keberadaan surat ini menegaskan sebagai perintah tegas Pimpinan Pusat dengan dukungan bulat ini, praktis berada di jalur tol menuju kursi Ketua DPD Provinsi Papua Barat Daya.
Tentunya Momentum Jelang Musda II Golkar Papua Barat Daya ini menjadi sorotan publik mengingat peran strategis partai berlambang beringin ini dalam peta politik lokal. Keputusan yang dihasilkan diharapkan mampu memperkuat posisi Golkar di tengah masyarakat dan menghadapi tantangan politik ke depan.
Dengan dukungan eksplisit dari Ketum Bahlil Lahadalia, Septinus Lobat kini hanya tinggal menunggu palu diketuk untuk memimpin Golkar di salah satu daerah kunci di ujung timur Indonesia, menatap agenda Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah selanjutnya.(ARY)


















































