Koranonline, SORONG-Pemerintah Kabupaten Sorong kembali melakukan penyegaran birokrasi. Dalam pelantikan dan pengukuhan pejabat di lingkungan pemerintah daerah, Bupati Sorong Johny Kamuru menunjuk Samuel Maniani sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan. Penunjukan ini mengisi kekosongan jabatan strategis yang selama ini belum terisi.
“Menjadi pemimpin bukan soal jabatan, tapi bagaimana mengabdi dengan sepenuh hati, tenaga, pikiran, dan loyalitas. Ini bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati Johny Kamuru dalam sambutannya, Rabu (09/07/25).
Menurut Kamuru, keputusan menunjuk Semuel Maniani S.IP.,M.A.P. bukan tanpa alasan. Selain berdasarkan hak prerogatif kepala daerah, penunjukan tersebut telah melalui pertimbangan matang, terutama menyangkut pentingnya sektor perhubungan sebagai urat nadi mobilitas publik dan konektivitas pembangunan. Ia juga menekankan perlunya regenerasi kepemimpinan dengan memberi kepercayaan kepada kalangan muda.
Dalam kesempatan itu, Johny Kamuru juga menyinggung target pemerintah daerah untuk mengaktifkan kembali Pasar Induk Mariat pada tahun 2026. Untuk itu, ia menegaskan bahwa penataan trayek angkutan umum harus dipersiapkan sejak dini.
“Pasar Mariat harus mulai difungsikan secara maksimal tahun 2026. Artinya, seluruh sistem trayek harus ditata dengan baik sejak sekarang,” tegasnya.
Menanggapi arahan tersebut, Plt Kadis Perhubungan Saemuel Maniani menyatakan kesiapannya menindaklanjuti instruksi Bupati. Ia menilai tanggung jawab ini merupakan amanah yang harus dijalankan demi kepentingan masyarakat luas.
“Bagi saya, ini bukan sekadar jabatan, tetapi kepercayaan. Penataan trayek bukan hal mudah, tapi saya yakin dengan kolaborasi semua pihak, kita bisa mewujudkannya,” tutur Maniani.
Ia mengakui bahwa tantangan teknis dan lapangan akan dihadapi, terutama dalam menyusun rute dan sistem trayek baru yang terintegrasi dengan pusat aktivitas ekonomi seperti Pasar Mariat. Namun, ia menyatakan optimistis akan ada jalan untuk setiap tantangan yang muncul.
“Kita memang punya keterbatasan sebagai manusia, tapi saya percaya tidak ada yang mustahil jika dilakukan dengan niat yang baik dan untuk kepentingan orang banyak,” lanjutnya.
Maniani juga mengimbau kepada seluruh jajaran dan pemangku kepentingan di sektor transportasi untuk bersama-sama membangun sistem perhubungan yang andal, tertib, dan pro-rakyat.
“Dinas Perhubungan tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, operator angkutan, serta masyarakat. Mari kita ciptakan transportasi yang tertib dan menunjang pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Bupati Kamuru juga menyampaikan bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga reformasi mental birokrasi. “Kita butuh pemimpin yang berani, jujur, dan mau bekerja. Pelayanan publik harus menjadi panggilan hati, bukan sekadar rutinitas birokrasi,” pungkasnya.
Pelantikan ini menjadi isyarat bahwa Pemerintah Kabupaten Sorong tengah mempersiapkan diri menghadapi tantangan pembangunan ke depan, termasuk menjadikan Pasar Mariat sebagai simpul ekonomi baru yang ditunjang sistem transportasi yang terintegrasi dan efisien. (BR)


















































