Koran Online,SORONG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua Barat Daya , Nansy Pricillia Karundeng, melaksanakan kegiatan reses di Jl. Buncis, Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, pada Selasa (04/03/2025). Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan mendesak di wilayah mereka.
Salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga adalah permintaan untuk dilakukan normalisasi sungai di sekitar permukiman mereka. Haji Sarbanun, salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam reses tersebut, mengungkapkan bahwa kondisi sungai yang tidak terawat telah menyebabkan kekhawatiran warga, terutama saat musim hujan tiba.

“Kami khawatir karena air sering meluap, apalagi saat hujan deras. Sungai ini perlu segera dinormalisasi agar tidak terjadi banjir yang bisa merusak rumah-rumah warga,” ujar Haji Sarbanun di hadapan Nansy dan peserta reses lainnya.
Selain masalah lingkungan, Haji Sarbanun juga menyoroti persoalan harga pupuk yang semakin mahal. Menurutnya, kondisi ini sangat memberatkan para petani yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian khusus agar harga pupuk bisa dikendalikan atau disubsidi.
“Petani sekarang banyak yang mengeluh, karena harga pupuk terus naik. Kalau begini terus, produksi pertanian bisa menurun dan kesejahteraan petani terancam,” tambahnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Nansy Pricillia Karundeng berkomitmen akan menindaklanjuti aspirasi warga melalui jalur legislatif. Ia menyampaikan bahwa suara masyarakat menjadi landasan utama dalam menyusun program-program pembangunan daerah.

“Semua masukan dari warga akan kami catat dan sampaikan ke instansi terkait. Normalisasi sungai dan subsidi pupuk akan menjadi perhatian khusus dalam pembahasan anggaran dan program kerja pemerintah ke depan,” tegas Nansy.
Kegiatan reses ini merupakan bagian dari upaya DPRD Provinsi Papua Barat Daya untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Nansy menegaskan bahwa keterlibatan warga dalam menyuarakan kebutuhan mereka adalah kunci dalam menciptakan pembangunan yang merata dan tepat sasaran di Kabupaten Sorong. (ARY)


















































