Koran Onlone,SORONG -Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Gereja Bethel Indonesia (GBI) Elbethel Aimas menjadi pusat kegiatan sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dikemas bersama pembagian sembako untuk warga Kabupaten Sorong. Melalui kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 18.00 WIT, Persatuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Kabupaten Sorong mendorong masyarakat memperkuat kebersamaan dan menjaga keamanan lingkungan.Senin(01/12/25)
Ketua PGPI Kabupaten Sorong, Pdt. Monika Bless, S.Th., dalam arahannya menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Ia mengingatkan warga untuk saling menjaga, peduli terhadap lingkungan, serta memastikan anak-anak terhindar dari pengaruh negatif terutama menjelang momen Nataru yang kerap diwarnai peningkatan aktivitas masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua, khususnya kaum ibu, dalam membimbing generasi muda agar tidak mudah terjerumus dalam perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. “Anak-anak perlu pendampingan. Rumah adalah tempat pendidikan pertama, dan keluarga memegang peranan penting dalam membentuk karakter,” ujarnya.
Pdt. Monika turut mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan, terutama menyangkut kerukunan antar-suku di wilayah Kepala Burung. Ia meminta masyarakat menyerahkan setiap persoalan kepada aparat keamanan dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas bantuan paket sembako dari pemerintah pusat dan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dinilai sangat membantu masyarakat. PGPI, katanya, mendukung program-program pemerintah yang selama ini memberi manfaat nyata bagi warga Papua.
Kegiatan sosialisasi dan pembagian sembako ini diikuti oleh jemaat serta warga sekitar GBI Elbethel Aimas. Selain meningkatkan pemahaman tentang hukum dan ketertiban, kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah preventif untuk mencegah potensi pelanggaran hukum, sekaligus memperkokoh rasa persaudaraan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. (ARY)


















































