Koran Online,SORONG – Pemerintah Kabupaten Sorong menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Dinamis Tahun 2025 yang diikuti oleh 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 3 distrik di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur sipil negara dalam mengelola arsip secara tertib, sesuai kaidah, dan mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, Selasa (15/07/25).
Wakil Bupati Sorong, Ahmad Sutedjo, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pengelolaan arsip sebagai bagian integral dari sistem administrasi pemerintahan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi publik.
“Sebagai aparatur pemerintahan, pengelolaan arsip yang baik, tertib, dan sesuai kaidah kearsipan bukan hanya keharusan administratif, melainkan juga bagian dari upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujar Ahmad Sutedjo di hadapan para peserta Bimtek.
Ia menambahkan, arsip tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi semata, tetapi memiliki nilai strategis dalam mendukung efisiensi kerja, transformasi digital, serta penyelamatan memori kolektif daerah. Menurutnya, pemahaman terhadap arsip, baik konvensional maupun digital, harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan pelayanan publik yang dinamis.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk tindak lanjut atas amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, yang menyebutkan bahwa arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media, yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintah daerah, maupun lembaga lain dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Tujuan pengelolaan arsip dinamis adalah agar ketersediaan arsip terjamin dalam penyelenggaraan kegiatan sebagai bahan akuntabilitas kinerja dan alat bukti yang sah, yang memudahkan kita dalam memperoleh dokumen yang dibutuhkan,” jelas Wakil Bupati.
Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh peserta Bimtek untuk mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat langsung diterapkan di masing-masing OPD atau distrik, sehingga manfaatnya dirasakan secara luas dalam sistem pemerintahan daerah.
“Pesan saya kepada seluruh peserta, ikutilah Bimtek ini dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan dengan baik. Saya juga mengajak seluruh perangkat daerah dan instansi terkait untuk terus memperkuat sistem kearsipan demi mendukung pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan publik yang profesional,” pungkasnya.
Bimtek yang dilaksanakan secara berkala setiap tahun ini menjadi salah satu komitmen Pemerintah Kabupaten Sorong dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efisien, dan akuntabel melalui sistem kearsipan yang terintegrasi.(BR)


















































