Koran online, SORONGPemerintah Pusat kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat Papua melalui pembagian paket sembako bagi warga Biak di Kabupaten Sorong, Rabu, 3 Desember 2025. Kegiatan yang dipimpin Kepala Suku Biak Kabupaten Sorong, Moses Adadikam, itu berlangsung di Distrik Aimas dan menjadi ruang konsolidasi dukungan masyarakat terhadap program pembangunan nasional sekaligus upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua Barat Daya.

Momentum ini tidak hanya sekadar pembagian bantuan. Bagi Moses, kehadiran pemerintah pusat melalui berbagai program sosial dan ekonomi adalah bukti nyata bahwa negara terus memperhatikan masyarakat Papua. Ia secara terbuka menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto, yang dinilai membawa pendekatan pembangunan lebih terarah dan berdampak langsung.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Bapak Presiden Prabowo. Program-program seperti MBG, PKG, hingga Koperasi Merah Putih telah memberi manfaat besar bagi anak-anak dan keluarga di Papua. Ini perhatian yang nyata, bukan hanya janji,” ujar Moses dalam sambutannya.
Ia menilai, berbagai program tersebut menjadi penopang penting bagi kesehatan anak, kebutuhan dasar rumah tangga, hingga penguatan ekonomi lokal. Karena itu, masyarakat Biak di Kabupaten Sorong menyatakan kesiapan untuk terus mendukung agenda pembangunan yang terangkum dalam Asta Cita Presiden Prabowo.

Moses juga menegaskan bahwa pembangunan tak mungkin berjalan tanpa stabilitas keamanan. Ia mengajak warga untuk tetap menjaga kamtibmas, menguatkan solidaritas, dan mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang aman.
“Papua membutuhkan kedamaian. Kita semua punya peran. Mari saling menghormati, saling menjaga, dan ikut membangun daerah ini bersama pemerintah,” tegasnya.
Pembagian sembako ini sekaligus mempererat komunikasi antara tokoh adat dan pemerintah. Kehadirannya di tengah masyarakat menjadi penanda bahwa negara tidak absen, terutama di wilayah yang masih menyimpan tantangan keamanan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Biak di Sorong kembali mendapat penguatan bahwa perhatian pemerintah pusat bukan hanya soal bantuan, tetapi juga komitmen jangka panjang untuk membangun Papua yang lebih sejahtera dan stabil.(ARY)


















































