Koran Online, SORONG – Usai pelantikan Ketua DPRD Kabupaten Sorong, Bupati Sorong, Johny Kamuru, menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan pimpinan legislatif telah berjalan sesuai dengan mekanisme, aturan partai, serta pertimbangan matang dari DPP Partai Golkar.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Bupati Johny Kamuru menjelaskan bahwa penetapan pimpinan DPRD, khususnya dari Partai Golkar, sudah melalui proses internal partai yang melibatkan pertimbangan representasi wilayah dan kesepakatan bersama.
“Saya memahami berbagai pandangan masyarakat. Namun perlu saya tegaskan, penetapan Ketua DPRD ini sudah disepakati secara internal oleh Partai Golkar. Skemanya jelas, dua tahun setengah dipimpin oleh saudara Mawardi Nur, kemudian dua tahun setengah berikutnya oleh saudara Adam Pulau. Kesepakatan ini juga sudah diketahui oleh DPP Partai Golkar, Gubernur Papua Barat Daya, bahkan sampai ke tingkat pusat,” ujar Bupati.
Ia juga menambahkan bahwa pemilihan Ketua DPRD bukan hanya pertimbangan politik, tetapi juga berdasarkan kontribusi dan rekam jejak para kader. Salah satu yang menjadi pertimbangan kuat adalah kiprah Mawardi Nur sebagai Ketua Tim Sukses yang turut berperan membawa kemenangan Golkar di Papua Barat Daya, khususnya di Kabupaten Sorong.
“Ketua DPRD terpilih adalah kader partai yang telah membuktikan loyalitas dan kerja keras. Ia adalah ketua tim sukses saat saya maju sebagai bupati. Golkar menang di sini karena kerja tim yang solid, dan itu layak diberikan apresiasi,” jelasnya.
Lebih jauh, Bupati juga menyinggung kiprah Adam Klauw, kader Golkar asal pedalaman yang pernah ia bantu secara pribadi untuk maju dalam dunia politik. Ia menyebut bahwa proses yang berlangsung bukan untuk mendiskreditkan pihak manapun, melainkan berupaya menghadirkan keadilan dan keterwakilan yang proporsional dalam kepemimpinan daerah.
“Saya tahu siapa Adam Klauw. Ia anak dari pedalaman, seorang guru, yang pernah saya bantu dengan dana pribadi saat ingin maju. Perjuangannya patut dihargai. Kita ingin semua punya kesempatan. Tapi dalam politik, kita juga harus berpegang pada kesepakatan dan aturan yang telah ditetapkan,” kata Johny Kamuru
Di akhir pernyataannya, Bupati Johny Kamuru mengajak semua pihak, termasuk Ketua DPRD yang baru dilantik, untuk bersama-sama fokus pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Masyarakat kita menghadapi banyak persoalan. Di wilayah perkotaan ada masalah banjir, sementara di kampung-kampung masih kekurangan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan. Saya minta kita pikirkan bersama. Distrik seperti Salawati Tengah, Batu Payung, Modan, dan daerah timur lainnya perlu perhatian serius, terutama dalam pembangunan jalan penghubung antarwilayah,” tegasnya.
Bupati menegaskan bahwa tantangan pembangunan ke depan membutuhkan kerja sama erat antara eksekutif dan legislatif. Ia berharap DPRD bisa menjadi mitra strategis dalam membangun Kabupaten Sorong yang adil dan merata. (ARY)


















































