Koran Online, SORONG – Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Mako Lantamal XIV Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (17/08/25), menyisakan momen heroik yang kini viral di media sosial. Seorang anggota Paskibraka nyaris ambruk karena kelelahan, namun dua rekannya dengan sigap meraih tangan dan menopang tubuhnya. Barisan pun tetap tegap, pengibaran Merah Putih berjalan sempurna.
Video yang pertama kali diunggah sejumlah laman media sosial salah satunya tiktok memperlihatkan detik-detik dramatis itu. Hanya dalam sepersekian detik, aksi refleks penuh tanggung jawab dari sesama anggota Paskibraka menyelamatkan jalannya prosesi. “Ini bukti bahwa semangat kebersamaan anak muda Indonesia tak bisa digoyahkan,” tulis salah satu komentar warganet.
Tak sekadar menyelamatkan seorang kawan, aksi itu dianggap publik sebagai simbol nyata nilai gotong royong dan nasionalisme. Di tengah teriknya upacara kenegaraan, anak-anak muda itu menunjukkan arti sesungguhnya dari Pancasila berdiri bersama, saling menopang, dan menunaikan tugas negara tanpa celah.
Ribuan warganet membanjiri unggahan dengan pujian. Banyak yang terharu, bangga, bahkan menegaskan bahwa momen ini menjadi pengingat betapa kuatnya solidaritas generasi penerus bangsa. “Mereka tidak hanya mengibarkan Merah Putih, tetapi juga mengibarkan jiwa persatuan,” tulis seorang pengguna TikTok lain.
Aksi singkat namun sarat makna itu kini menjadi inspirasi. Bahwa nasionalisme bukan hanya soal pidato panjang atau simbol-simbol seremonial, melainkan keberanian menjaga merah putih tetap berkibar meski tubuh hampir roboh.
Delapan puluh tahun Indonesia merdeka, semangat yang ditunjukkan Paskibraka Provinsi Papua Barat Daya adalah potret sederhana namun murni tentang apa arti menjadi bangsa Indonesia berdiri tegak bersama, menjaga kawan, menjaga negara.(ARY)


















































