Koran Online, SORONG – Suara tawa, sorakan semangat, dan tepuk tangan menggema di Alun-alun Aimas, Kabupaten Sorong, Kamis (14/8/25) sore. pilihan anak dari tingkat PAUD, TK, dan SD, bersama guru serta orang tua, berkumpul untuk menghadiri penutupan rangkaian lomba peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara resmi ditutup Ketua TP-PKK Kabupaten Sorong, Junita Linda Kamuru, dengan suasana meriah yang dipenuhi nuansa persatuan dan kreativitas.
Kegiatan yang telah berlangsung selama tiga hari ini bukan sekadar ajang hiburan. Lebih dari itu, lomba-lomba yang digelar menjadi sarana pembentukan karakter anak, penguatan rasa percaya diri, sekaligus pembelajaran tentang cinta tanah air dan kepedulian terhadap lingkungan.
Penutupan ditandai dengan pembacaan pantun kemerdekaan oleh Junita Linda Kamuru. Setiap bait yang ia ucapkan disambut riuh tepuk tangan dan senyum dari para peserta. Namun, sorotan terbesar jatuh pada fashion show kreatif, di mana anak-anak tampil percaya diri mengenakan busana hasil karya dari sampah daur ulang.
Busana-busana itu dirangkai dari plastik bekas, kertas koran, dan bahan-bahan sederhana lainnya yang diubah menjadi pakaian layak panggung. Para penonton terkesima, bukan hanya karena tampilannya yang unik, tetapi juga pesan kuat di baliknya: bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari langkah kecil dan menyenangkan.
“Melalui lomba ini, kita mengajarkan kepada anak-anak bahwa kreativitas tidak terbatas pada bahan mahal atau baru. Mereka belajar bahwa barang bekas pun punya nilai, jika kita mau berpikir kreatif,” kata Junita.
Sejak hari pertama, antusiasme peserta sangat tinggi. Lomba sepeda hias, karnaval, lomba mewarnai, balap karung, estafet bola, balap balon untuk guru, hingga lomba unik seperti tangkap belut, semuanya diikuti dengan semangat.

Sorak-sorai penonton terutama para orang tua menambah kemeriahan. Bahkan, di beberapa momen, dukungan itu berubah menjadi protes lucu kepada panitia, yang justru menciptakan suasana akrab di tengah kompetisi.
Dalam sambutannya, Junita menegaskan bahwa perayaan HUT RI melalui lomba semacam ini memiliki peran strategis dalam membentuk generasi emas Indonesia.
“Semoga melalui lomba ini, kita dapat mencetak generasi yang berprestasi, kreatif, dan cinta tanah air. Untuk anak-anak yang belum mendapatkan juara, jangan berkecil hati. Tahun depan akan ada kegiatan yang lebih meriah dan kesempatan baru untuk bersinar,” ujarnya memberi semangat.
Junita juga menekankan bahwa kegiatan semacam ini mengasah soft skills anak sejak dini: keberanian tampil di depan umum, kerjasama tim, kreativitas memecahkan masalah, dan kemampuan beradaptasi. Semua ini, menurutnya, adalah bekal penting di tengah tantangan dunia modern.

Hadir dalam penutupan Plt Sekda Kabupaten Sorong, Adi Bramantyo, beserta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pengembangan bakat anak.
“Anak-anak ini adalah aset berharga daerah kita. Mereka bukan hanya pewaris masa depan, tapi juga penentu arah kemajuan bangsa. Dukungan kita harus berkesinambungan, tidak hanya pada momen lomba seperti ini,” ujar Adi Bramantyo.
Rangkaian lomba ini membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dapat dirayakan melalui upacara bendera. Kreativitas, kebersamaan, dan interaksi lintas generasi menjadi bentuk nyata perwujudan nilai persatuan yang diperjuangkan para pendiri bangsa.
Selain itu, lomba busana daur ulang memberi pesan penting tentang keberlanjutan lingkungan. Edukasi ini menjadi krusial mengingat ancaman kerusakan alam di Papua Barat Daya semakin nyata. Melibatkan anak-anak dalam aksi sederhana namun bermakna adalah langkah strategis untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini.
Acara diakhiri dengan pengumuman para pemenang lomba. Setiap juara menerima hadiah menarik dan uang pembinaan. Namun, bagi banyak anak, pengalaman yang mereka peroleh mulai dari keberanian tampil, belajar bersaing secara sehat, hingga menciptakan karya dari barang bekas jauh lebih berharga daripada piala yang dibawa pulang. (ARY)


















































