Koran Online,SORONG – Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti halaman Masjid Al-Hariz Polres Sorong, yang terletak di Jl. Sorong-Klamono Km. 19, Aimas, Kabupaten Sorong, Sabtu pagi (06/06/25). Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, Polres Sorong melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban yang diikuti oleh seluruh jajaran kepolisian dan masyarakat sekitar.

Kapolres Sorong, AKBP Edwin Parsaoran, S.I.K., M.I.K., secara langsung menyerahkan satu ekor sapi berbobot sekitar 150 kilogram yang termasuk kategori hewan kurban dengan bobot besar dan sehat. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada panitia kurban sebagai tanda dimulainya kegiatan penyembelihan.
Dalam sambutannya, AKBP Edwin menyampaikan pesan-pesan mendalam kepada anggota Polres dan masyarakat yang hadir. Ia menekankan bahwa perayaan Idul Adha bukan hanya tentang ritual penyembelihan semata, melainkan momentum untuk memperkuat nilai keimanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kurban adalah wujud ketakwaan kita kepada Allah SWT, sekaligus bentuk solidaritas kepada sesama. Di momen ini, saya mengajak seluruh anggota Polres Sorong untuk lebih peka terhadap lingkungan sosial dan menjadikan semangat berkurban sebagai refleksi dalam menjalankan tugas dengan hati yang tulus dan bersih,” ujar Kapolres.
Tidak hanya satu ekor sapi, kegiatan kurban Polres Sorong tahun ini mencakup total enam hewan kurban, terdiri dari lima ekor sapi dan satu ekor kambing. Penyelenggaraan ini menjadi bagian dari program sosial yang rutin dilakukan setiap tahun, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Kabag SDM Polres Sorong, AKP Subagyo dalam suasana yang sama dan kesempatan berbeda, menambahkan bahwa berkurban bukan hanya tanggung jawab personal dalam beragama, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab institusi kepolisian dalam menjaga harmonisasi sosial di tengah masyarakat, Sabtu (07/06/25)
“Kurban ini mengajarkan kita untuk rela berkorban demi kepentingan yang lebih besar. Sebagai anggota Polri, pesan ini sangat relevan. Kami harus selalu siap mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” kata AKP Subagyo.
Proses penyembelihan hewan kurban berlangsung lancar dan tertib, disertai dengan pembacaan doa dan takbir yang menggema mengiringi setiap tahapan pemotongan. Panitia kurban yang terdiri dari personel Polres dan warga secara gotong royong memotong, menimbang, dan membagikan daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama kaum dhuafa dan keluarga prasejahtera di sekitar wilayah hukum Polres Sorong.
Masyarakat yang menerima daging kurban mengaku sangat bersyukur. Salah seorang warga, Bapak Nurhadi (51), menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian Polres Sorong terhadap masyarakat kecil.
“Kami sangat senang dan bersyukur. Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh anggota yang sudah berbagi di hari yang suci ini. Semoga berkah dan kebaikan selalu menyertai tugas mereka,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas seremonial tahunan, tetapi benar-benar mengakar sebagai bagian dari budaya kepolisian yang humanis dan spiritual. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Polres Sorong menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak sebatas penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat yang berbagi dan peduli. (ARY)


















































