Koran Online, SORONG– Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Provinsi Papua Barat Daya berlangsung semarak dan penuh semangat. Mengangkat tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas,” kegiatan ini menjadi momen refleksi atas peran penting PKK dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan nasional.
Acara puncak yang digelar secara meriah ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari bakti sosial hingga lomba senam Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Seluruh Tim Penggerak PKK dari kabupaten/kota se-Papua Barat Daya turut ambil bagian, menciptakan suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi semangat kebersamaan.
Dalam ajang lomba senam CTPS, Kabupaten Sorong berhasil meraih Juara 2, sementara Raja Ampat 1 keluar sebagai Juara 1, dan Kabupaten Tambrauw menempati posisi Juara 3. Untuk kategori harapan, Maybrat meraih Harapan 1, disusul oleh Kota Sorong (Harapan 2) dan Sorong Selatan (Harapan 3). Sementara itu, Raja Ampat 2 dinobatkan sebagai Juara Favorit.
Ketua TP-PKK Kabupaten Sorong, Junita Linda Kamuru, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih oleh timnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, semangat, dan dedikasi para kader PKK yang terus aktif dalam kegiatan pembinaan dan pengembangan masyarakat.
“Kami bersyukur kepada Tuhan atas prestasi ini. Namun lebih dari kemenangan, yang terpenting adalah semangat kebersamaan dan pengabdian yang ditunjukkan para kader. Mereka telah membuktikan bahwa PKK Kabupaten Sorong memiliki kapasitas dan komitmen tinggi dalam membangun masyarakat,” ujar Junita.
Ia juga menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya kader dan memperluas dampak program-program PKK, Jumat (23/05/25)
“Ini adalah pijakan untuk melangkah lebih jauh. Ke depan, kami akan terus mengembangkan inovasi, memperkuat pelatihan, dan memastikan pembinaan berjalan terarah agar PKK Kabupaten Sorong semakin tangguh, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tambahnya.
Lebih jauh, Junita menekankan pentingnya sinergi antara PKK dan Pemerintah Kabupaten Sorong. Kolaborasi yang kuat, katanya, akan memperkuat efektivitas program-program pemberdayaan masyarakat, terutama dalam sektor pendidikan keluarga, kesehatan ibu dan anak, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis rumah tangga.
“Kami berharap PKK terus menjadi organisasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan zaman. Mari kita jadikan PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan keluarga yang sejahtera dan masyarakat yang berdaya saing, menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Provinsi Papua Barat Daya, Orpa Susana Kambu, S.Pd, dalam sambutannya menyerukan kepada seluruh kader untuk terus menyosialisasikan 10 Program Pokok PKK secara masif dan konsisten. Ia menekankan pentingnya peran keluarga sebagai pusat pendidikan karakter dan kesejahteraan sosial.
“Keluarga adalah benteng pertama dalam membangun generasi bangsa. Peran kader PKK sangat strategis dalam membentuk masyarakat yang sehat, cerdas, dan mandiri,” ujarnya.
Peringatan HKG PKK ke-53 ini membuktikan bahwa kiprah para kader PKK, khususnya di Kabupaten Sorong, tak hanya penting tetapi juga sangat strategis. Dari keluarga, mereka membangun komunitas; dari komunitas, mereka memperkuat bangsa.

Melalui semangat dan dedikasi yang terus terjaga, PKK telah dan akan terus menjadi garda terdepan dalam membangun Indonesia dari lingkup paling dasar: keluarga. (ARY)


















































