Koran Online, SORONG- Bertempat di pendopo kediaman Bupati Sorong dipenuhi suasana hangat pada Selasa, (16/09/25) Deretan tamu undangan, mulai dari pejabat daerah, tenaga pendidik, hingga kader posyandu, larut dalam momentum penting pengukuhan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Sorong serta pelantikan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD masa bakti 2025–2030.
Ny. Junita Linda Kamuru, yang resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kabupaten Sorong, tampil dengan senyum mantap. Mengenakan Batik Papua berhias selempang hitam berlis emas bertuliskan “Bunda PAUD Kabupaten Sorong,” ia menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam menyiapkan masa depan generasi bangsa.

Dalam pidatonya, Junita menekankan bahwa PAUD adalah fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. “Usia dini adalah masa emas perkembangan anak, di mana stimulasi pendidikan, perhatian, serta kasih sayang yang tepat akan sangat menentukan masa depan mereka,” ujarnya.
Ia mengutip sebuah kalimat yang disambut tepuk tangan hadirin:
“Jika kita menanam di hati anak-anak benih kebaikan, maka kelak mereka akan tumbuh menjadi pohon kehidupan yang memberi keteduhan bagi bangsa.”
Junita menyerukan agar Pokja Bunda PAUD yang baru dilantik bekerja dengan hati, bergandengan tangan, dan bersinergi bersama pemerintah daerah, organisasi, mitra, serta masyarakat luas.
“Kita jadikan wadah ini motor penggerak untuk menguatkan kolaborasi, mendampingi lembaga PAUD, serta mengawal tumbuh kembang anak-anak kita menuju generasi emas Indonesia,” kata Junita.
Ia juga menaruh perhatian pada isu stunting dan transisi anak dari PAUD ke sekolah dasar. Menurutnya, program PAUD harus diarahkan tidak sekadar menambah aktivitas belajar, tetapi juga mendukung gizi, pola asuh, serta kapasitas guru dan tenaga pendidik.
Bunda PAUD Sorong itu tidak menutup mata pada keterbatasan anggaran daerah. Namun, ia optimistis dengan dukungan pemerintah dan perhatian semua pihak, program PAUD tetap bisa berjalan efektif. “PAUD dan posyandu adalah ujung tombak pembangunan manusia sejak dini, mulai dari pemenuhan gizi, kesehatan, hingga pendidikan anak,” ujarnya. (ARY)


















































