Koranonline,SORONG,- Rapat pleno terbuka yang di gelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sorong dalam rangka penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih berlangsung kami pada kamis (09/01/25) bertempat di Aquarius Hotel, distrik Aimas Kabupaten Sorong Papua Barat Daya.
Dengan penetapan ini,Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati telah resmi menjadi kandidat terpilih. Tentunya hal ini menjadi landasan politik untuk pengelolaan tata kelola birokrasi pemerintahan yang baru termasuk penempatan para pejabat daerah dilingkup Pemerintahan Kabupaten Sorong.
Siapa yang akan digeser dan siapa yang akan menetap merupakan rentetan hal wajar dalam alur politik bagi kandidat yang nantinya akan memimpin Kabupaten Sorong. Hal inipun secara lugas dan tegas disampaikan oleh Johny Kamuru di hadapan awak media. Dimana dirinya menyampaikan bahwa dunia politik itu sangat dinamis sehingga harus juga mempertimbangkan berbagai aspek salah satunya melihat siapa saja yang sudah mendukung baik secara langsung maupun tidak langsung dalam proses pilkada kemarin.
“ini tidak terlepas dari konsekuensi politik, hal ini merupakan hal yang wajar dan lazim, nanti kita lihat saja.” Kata Kamuru.
Menurutnya 2 tahun berjalan merupakan waktu yang cukup untuk dirinya melakukan evaluasi internal dalam menilai kepribadian dari masing-masing orang yang selama ini berada dilingkupnya dalam suka duka mendukung perjuangan.
“Saya pikir 2 tahun istirahat, cukup buat menilai siapa yang selama ini benar-benar setia dan siapa yang tidak.” Pungkas Kamuru.
Kendati demikian Johny Kamuru menyampaiakan bahwa pilkada telah usai saat ini waktunya untuk bersama-sama menyatukan presepsi dan bergandengan tangan membangun Kabupaten Sorong agar semakin maju dan berkembang.
Diketahui perolehan suara pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam pemilihan tahun 2024 sebanyak 40.767 suara dari total suara 61 794 suara.(ARY)


















































