Koran Online,SORONG – Dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan, Komando Pasukan Marinir (Pasmar) 3 menggelar kegiatan longmarch sejauh 16 kilometer dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Pasmar 3. Kegiatan ini berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2025, dan dimulai dari Pantai Reklamasi Kota Sorong hingga berakhir di Markas Komando Pasmar 3, Kilometer 16, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (20/05/25)
Acara pelepasan peserta longmarch ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, didampingi oleh Komandan Pasmar 3, Brigjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat Daya.
Dalam sambutannya, Gubernur Elisa Kambu menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh prajurit serta masyarakat yang turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri kasih karunia Tuhan yang memungkinkan kegiatan ini berlangsung dalam suasana aman, sehat, dan penuh sukacita.
“Kita patut bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan kesempatan bagi kita semua untuk hadir dalam acara ini. Longmarch hari ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat perjuangan kita dalam membangun bangsa, khususnya di tanah Papua, Papua Barat Daya,” ujar Gubernur Elisa Kambu dalam pidatonya.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa momentum peringatan HUT Pasmar 3 yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa akan pentingnya semangat persatuan, dedikasi, dan pengabdian bagi kemajuan negara.
“Dengan sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, kita perkuat barisan, kita eratkan genggaman, dan bersama melangkah membangun negeri ini melalui karya-karya nyata bagi masyarakat Papua Barat Daya dan Indonesia secara umum,” lanjutnya.
Sementara itu, Komandan Pasmar 3, Brigjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., menyampaikan bahwa pemilihan tanggal 20 Mei sebagai hari pelaksanaan longmarch memiliki makna strategis dan historis yang kuat.
“Tanggal ini adalah momentum kebangkitan nasional, sebagai pembakar semangat nasionalisme dari dalam jiwa dan raga. Sebagai prajurit TNI, kami siap mengabdi kapan pun dan di mana pun dalam situasi apa pun. Semoga Marinir selalu jaya. Jaya Marinir! Jaya Indonesiaku!” tegas Brigjen Andi Rahmat.
Longmarch ini juga menjadi bagian dari pembentukan jiwa korsa, semangat patriotisme, serta bentuk konsolidasi kekuatan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Kegiatan tersebut diikuti dengan antusias oleh prajurit, masyarakat sipil, serta sejumlah elemen pemerintah daerah.

Kegiatan olahraga bersama seperti ini tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan di antara seluruh komponen bangsa. Di tengah semangat nasionalisme yang berkobar, acara ini menjadi simbol kebangkitan dan komitmen untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah perairan yang strategis di Papua Barat Daya. (ARY),


















































