Koran Online, SORONG -Dalam suasana ibadah minggu yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita, Bupati Sorong Johny Kamuru mengajak seluruh jemaat Kampung Malaumkarta Raya untuk senantiasa bersyukur atas kasih dan kebaikan Tuhan. Ibadah yang digelar pada Minggu (18/5/2025) itu menjadi momentum refleksi rohani sekaligus ajakan untuk mempererat persatuan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Kamuru menekankan bahwa setiap proses kehidupan adalah bagian dari rencana Tuhan yang sempurna. Ia mengajak jemaat melihat setiap langkah sebagai wujud kasih karunia ilahi.
“Kita semua ada di sini karena kasih karunia Tuhan. Apa pun yang terjadi, pekerjaan Tuhan tetap yang utama. Tuhan mengasihi jemaat-Nya, mencintai masyarakat, dan memberkati setiap usaha yang kita jalani,” ungkap Kamuru di hadapan jemaat.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa berbagai pembangunan yang tengah berjalan di Kabupaten Sorong, termasuk proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan, merupakan wujud nyata dari berkat Tuhan melalui kerja pemerintahan.
“Tahun ini, pembangunan jalan telah kami anggarkan. Ini bukti bahwa Tuhan bekerja melalui pemerintah. Sudah sepatutnya kita bersyukur dan mendukungnya bersama-sama,” ujarnya.
Bupati Kamuru juga mengajak masyarakat untuk hidup dalam rasa syukur, saling menopang, dan siap menjadi berkat bagi sesama. Menurutnya, berkat Tuhan tidak datang kepada mereka yang hanya menanti, tetapi kepada mereka yang bersedia menjadi saluran berkat.
“Jika Tuhan telah memberkati seseorang untuk menjadi pemberi, maka jangan terus berharap menjadi penerima. Pemberilah yang lebih diberkati, karena mereka dipakai Tuhan untuk memberkati orang lain,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya melepaskan perbedaan politik pasca pemilu dan kembali bersatu membangun daerah.
“Masalah politik sudah selesai. Masyarakat Kampung Malaumkarta sudah punya Bupatinya. Sekarang saatnya kita melayani dan bekerja demi kemajuan bersama. Kita bersyukur untuk kemenangan ini—kemenangan pelayanan, kemenangan pekerjaan, dan kemenangan firman Tuhan,” pungkas Kamuru.
Ibadah minggu tersebut ditutup dengan penuh kekhidmatan dan semangat kebersamaan. Jemaat merasa dikuatkan oleh pesan-pesan rohani yang disampaikan pemimpin daerah mereka.
Dalam kesempatan yang sama, anggota DPRK Sorong dari Fraksi Partai Demokrat, Elon Fadan, turut memberikan pernyataan yang mendalam mengenai pentingnya menjaga persatuan pasca kontestasi politik. Ia menegaskan bahwa masa perbedaan dan persaingan politik telah usai, dan kini adalah saatnya seluruh elemen masyarakat bersatu demi masa depan Kabupaten Sorong.
“Kita semua telah melalui proses demokrasi yang panjang. Pilihan politik mungkin berbeda, tetapi hari ini kita satu dalam kepemimpinan dan tujuan. Johny Kamuru adalah Bupati kita bersama—Bupati seluruh masyarakat Kabupaten Sorong, tanpa membeda-bedakan asal-usul, suku, atau pilihan politik,” ujar Elon.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk meninggalkan ego sektoral dan mulai membangun semangat kolaborasi yang tulus. Menurutnya, pembangunan daerah tidak akan berhasil jika masyarakat masih terjebak dalam konflik dan perpecahan akibat perbedaan pandangan politik.
“Mari kita hentikan segala bentuk sekat-sekat politik yang memecah belah. Saatnya kita bergandengan tangan, saling mendukung, dan mengawal setiap program pembangunan yang telah direncanakan. Kita punya tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa Kabupaten Sorong maju, damai, dan diberkati.”
Elon juga menekankan pentingnya mengandalkan Tuhan dalam setiap upaya pembangunan, karena tanpa pertolongan Tuhan, segala jerih payah akan sia-sia.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Masyarakat pun tidak bisa hanya menjadi penonton. Kita semua adalah pelaku utama dalam pembangunan ini. Tetapi di atas segalanya, kita harus terus mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah. Hanya dengan pertolongan-Nya, kita bisa melihat perubahan besar bagi daerah ini.”
Dengan pesan-pesan yang kuat dan penuh harapan, ibadah minggu ini menjadi momen yang menguatkan tali persaudaraan dan menegaskan kembali komitmen bersama untuk membangun Kabupaten Sorong yang lebih baik, dalam semangat iman dan persatuan. (ARY)


















































