KoranOnlineNews, SORONG -Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-100 di Papua Barat Daya dipusatkan di Alun-alun Aimas, Kabupaten Sorong, Sabtu (24/01/26), melalui kegiatan Jalan Sehat yang diikuti ribuan warga.
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu dalam sambutannya menegaskan peran strategis NU dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“NU sejak awal berdiri menjadi penjaga persatuan, perawat keberagaman, dan perekat bangsa,” ujar Elisa Kambu.
Ia menekankan pentingnya persaudaraan di tengah perbedaan. “Kita boleh berbeda, tetapi persatuan dan persaudaraan harus tetap diutamakan,” katanya.
Dalam momentum satu abad NU, Gubernur Elisa Kambu memberikan apresiasi berupa dua paket ibadah umrah sebagai doorprize utama.
“Karena ini 100 tahun NU, saya hadiahkan dua orang untuk berangkat umrah. Ini untuk semua, bukan untuk kelompok tertentu,” ucapnya.
Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan para pemimpin untuk terus menjaga kerukunan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Hanya dengan persatuan, kita bisa membangun Papua Barat Daya dan Indonesia yang maju dan bermartabat,” pungkasnya.(MA)


















































