Koran Online, KOTA SORONG – Sebanyak 763 Jamaah Calon Haji (JCH) dari Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya tahun 2025 dilepas secara resmi oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos dalam acara pelepasan di Ballroom Antares Vega Hotel, Rabu (07/05/25). Ratusan jemaah tersebut akan diberangkatkan dari Sorong menuju Embarkasi Makassar pada 15 Mei 2025, tergabung dalam Kloter 23 dan Kloter 25.
Gubernur Elisa Kambu secara simbolis menyerahkan bendera kontingen kepada Ketua Petugas Haji Daerah (PHD), disaksikan oleh Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, S.Pd.I, M.M, Kepala Kanwil Kemenag Papua Barat, Luksen Jems Mayor, S.Sos., M.A.P, serta sejumlah pejabat legislatif dan eksekutif.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mengalokasikan dukungan anggaran senilai Rp 1,5 miliar, yang mencakup bantuan uang saku sebesar Rp 2 juta untuk setiap jemaah dan bantuan biaya operasional penyelenggaraan haji kepada Kanwil Kemenag Papua Barat sebesar Rp 300 juta.
“Ini adalah bentuk perhatian dan komitmen pemerintah daerah agar jemaah kita dapat beribadah dengan khusyuk dan nyaman,” ujar Gubernur Kambu.
JCH asal Papua Barat Daya berjumlah 369 orang, terdiri dari: Kota Sorong 237 orang, Kabupaten Sorong 77 orang, Sorong Selatan 21 orang, Raja Ampat 23 orang, Tambrauw 8 orang, dan Maybrat 3 orang.
Sementara itu, Kloter 25 terdiri dari 394 orang, dengan rincian sebagai berikut: Kabupaten Manokwari 164 orang, Fakfak 81 orang, Teluk Bintuni 40 orang, Kaimana 36 orang, Raja Ampat 23 orang, Wondama 17 orang, Manokwari Selatan 7 orang, Tambrauw 8 orang, Kabupaten Sorong 6 orang, Kota Sorong 1 orang, Maybrat 3 orang, serta petugas kloter 2 orang, petugas PHD 3 orang, dan petugas kesehatan 2 orang.
Dalam laporannya, Kakanwil Kemenag Papua Barat menyampaikan bahwa berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 1196 Tahun 2024, kuota haji reguler Provinsi Papua Barat tahun 2025 adalah 723 orang. Proses pelunasan biaya haji telah berlangsung dalam dua tahap, yakni dari 14 Februari hingga 17 April 2025.
Kakanwil juga mengungkapkan bahwa terdapat jemaah calon haji asli Papua, yaitu dari Kabupaten Fakfak 12 orang, Raja Ampat 5 orang, Wondama 1 orang, dan Teluk Bintuni 1 orang.
Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag menekankan pentingnya menjaga kekompakan, kebersamaan, serta kesiapsiagaan petugas dalam melayani jemaah, terutama yang lanjut usia. Ia berharap seluruh rombongan dapat menjalankan ibadah dengan tertib dan aman.
Gubernur Elisa Kambu turut mengingatkan para jemaah untuk menjadi duta daerah dan bangsa yang menjaga nama baik Indonesia di Tanah Suci. Ia juga menitipkan doa bagi masyarakat dan pemerintah daerah yang ditinggalkan.
“Kami di sini juga akan terus mendoakan agar bapak dan ibu diberi kesehatan, kekuatan, serta kelancaran selama menunaikan ibadah haji,” tutup Gubernur Kambu. (ARY)


















































