Koran Online, SORONG Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-75, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sorong menggelar serangkaian kegiatan istimewa yang melibatkan berbagai elemen organisasi dan komunitas. Momentum ini menjadi semakin bermakna karena bertepatan dengan Harlah ke-90 Gerakan Pemuda (GP) Ansor, sehingga keduanya menjalin kolaborasi dalam sejumlah acara bersamabersama, Kamis (24/05/25)
Ketua Pengurus Cabang Fatayat NU Kabupaten Sorong, Widiastuti, menjelaskan bahwa kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan apel gabungan yang melibatkan PCNU dan seluruh badan otonom (Banom) di bawah naungan NU. Apel ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat juang para kader dalam memperkuat peran keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita merayakan Harlah Fatayat NU yang ke-75. Bersamaan pula dengan Harlah GP Ansor yang ke-90. Kita awali dengan apel bersama, dilanjutkan dengan istigosah untuk memohon keberkahan dan kekuatan dalam menjalankan amanah organisasi,” ujar Widiastuti.
Tak hanya itu, Fatayat NU Kabupaten Sorong juga menggandeng Pimpinan Wilayah Fatayat NU Provinsi Papua Barat Daya dalam menggelar kegiatan “Ngaji Budaya”. Acara ini merupakan bentuk sinergi antara Fatayat NU dan Mitra Inklusi, yang merupakan bagian dari program kerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan dan Kajian Strategis Dakwah (Lapeksdam) PBNU Pusat.
“Ngaji Budaya menjadi wadah penting untuk mempererat pemahaman keagamaan dan kearifan lokal. Kami bekerja sama dengan inklusi karena kami merupakan sub mitra dari program PBNU pusat, sehingga ini menjadi kesempatan besar bagi kami untuk memperluas manfaat program ke masyarakat,” terang Widiastuti.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan Harlah, Fatayat NU Kabupaten Sorong juga akan melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian santunan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Santunan ini akan didistribusikan ke delapan distrik di wilayah Kabupaten Sorong, yaitu Aimas, Mariat, Mayamuk, Salawati, Moisegen, Seget, Segun, dan Klamono.
“Insyaallah, besok kita akan bagikan kurang lebih 100 paket sembako. Walaupun jumlahnya belum banyak karena keterbatasan anggaran, kami berharap ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Prinsipnya, kita belajar berbagi dari hal-hal kecil,” tutup Widiastuti.
Rangkaian kegiatan ini menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas organisasi perempuan muda NU. Fatayat NU Kabupaten Sorong terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, memberikan manfaat nyata, serta menjadi pelopor perubahan positif yang inklusif dan berkelanjutan.(ARY)


















































