Koran Online, SORONG – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Barat Daya menyelenggarakan kegiatan “Goes to School” bertempat di SMTKN Diaspora Kabupaten Sorong, sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengusung slogan Papuan Sehat, Papuan Cerdas, Masa Depan Penuh Harapan.
Mengangkat tema “Satu suapan bergizi, seribu harapan untuk anak negeri – Mari kita bangun generasi Papuan yang sehat dan hebat”, kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk TNI AD, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta siswa-siswi sebagai sasaran utama program.
Dalam sambutannya, Komandan Kodim 1802/Sorong, Letkol Czi Angga Wijaya, menegaskan dukungan penuh TNI terhadap pelaksanaan program MBG, yang dinilainya sebagai langkah strategis dalam membentuk masa depan generasi bangsa.
“Sebagai bagian dari komitmen TNI, khususnya Kodim 1802/Sorong, dalam mendukung program-program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, kami menyambut baik dan siap berperan aktif dalam menyukseskan Program MBG ini,” ujarnya.
Siswa/I SMKTN Diaspora Kabupaten Sorong ikuti sosialisasi pentingnya program MBG
Ia juga menambahkan bahwa MBG bukan sekadar program konsumsi makanan sehat, tetapi momentum untuk mempererat sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat demi menciptakan generasi muda yang cerdas, sehat, dan peduli terhadap lingkungan serta masa depan bangsa.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga alam, memperkuat ketahanan pangan, serta membentuk generasi muda yang bertanggung jawab. Mari jadikan program ini sebagai spirit kebersamaan dalam membangun negeri,” tambah Dandim.
Sementara itu, Ketua LMA Provinsi Papua Barat Daya, Frangky Umpain, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Lembaga Masyarakat Adat terhadap program nasional yang saat ini tengah digencarkan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami dari LMA Papua Barat Daya mendukung penuh program MBG. Ini adalah langkah strategis untuk menjamin masa depan anak-anak Papua. Dan saya berpesan kepada semua pihak untuk ikut mengawasi dan memberi masukan atas pelaksanaan program ini demi keberlangsungan yang optimal,” tutur Frangky.
Ia juga menekankan pentingnya gizi seimbang dalam tumbuh kembang anak-anak Papua yang selama ini masih menghadapi tantangan di sektor kesehatan dan pendidikan.
“Anak-anak Papua harus sehat, cerdas, dan menjadi sinar bagi banyak orang. Jangan takut karena keriting atau hitam, takutlah bila kamu tidak pintar. Dan untuk menjadi pintar, kita butuh gizi yang seimbang. Itu yang saat ini sedang digalakkan oleh Pak Presiden Prabowo melalui MBG,” tandasnya penuh semangat.
Sebagai langkah teknis pelaksanaan, Kepala SPPG, Salman Abdul Aziz, turut memberikan penjelasan mengenai mekanisme program MBG di tingkat sekolah. Mulai dari proses penyortiran bahan pangan, pengolahan yang memenuhi standar kesehatan, hingga distribusi makanan bergizi kepada setiap siswa/i dengan sistem pengawasan ketat.
Program ini diharapkan menjadi tonggak awal yang menginspirasi berbagai daerah di Tanah Papua untuk mengambil bagian dalam mendukung generasi masa depan yang lebih sehat, pintar, dan berdaya saing.(ARY)