Koran online, SORONG– Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya terus mendorong percepatan pendirian Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di wilayahnya. Dalam momen penyerahan dokumen aspirasi oleh Gubernur Elisa Kambu kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto di Sorong, Jumat (04/07/25).
Bupati Sorong Johny Kamuru dalam kesempatan berbeda Johny Kamuru menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci menghadapi era digital dan kemajuan zaman, Senin (07/06/25)
“Di tengah perkembangan teknologi dan dunia yang semakin kompetitif, generasi muda Papua Barat Daya harus dibekali pendidikan tinggi yang adaptif, terutama dalam literasi digital, sains, dan teknologi,” kata Kamuru.
Ia menilai, kehadiran PTN di Papua Barat Daya bukan sekadar kebutuhan administratif pasca pemekaran provinsi, tetapi merupakan fondasi utama membangun daya saing daerah. “Kalau kita tidak siapkan anak-anak kita dari sekarang, maka kita akan tertinggal jauh. Dunia berubah cepat, dan pendidikan adalah jawabannya,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, tingkat partisipasi pendidikan tinggi di Papua Barat Daya baru mencapai 18,4 persen, jauh di bawah angka nasional yang sudah berada di 31,5 persen. Hal ini, menurut Kamuru, mempertegas urgensi hadirnya kampus negeri di daerah tersebut.
Gubernur Elisa Kambu menambahkan, Pemprov telah menyiapkan lahan seluas 71 hektar lengkap dengan sarana-prasarana dan bangunan Fakultas Kedokteran Universitas Papua di Kabupaten Sorong.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengapresiasi komitmen daerah dan memastikan dukungan penuh dari pemerintah pusat. Dalam waktu dekat, MoU dengan Kementerian Dalam Negeri akan disiapkan agar dukungan pemda terhadap pembangunan kampus berjalan optimal. (BR)


















































