Koran Sorong, SORONG –Dalam suasana khidmat dan penuh haru, Bupati Sorong Johny Kamuru secara resmi membuka kegiatan “Bimbingan Manasik Haji bagi Calon Jamaah Haji Kabupaten Sorong Tahun 1446 H/2025 M” yang diselenggarakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sorong, Jalan Wortel, Lorong Nuri, Unit 2 Aimas.
Kegiatan ini menjadi titik awal pembekalan spiritual dan teknis bagi 77 calon jamaah haji Kabupaten Sorong yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini. Jumlah tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur Papua Barat Nomor 18 Tahun 2025 tentang Penetapan Kuota Haji Tahun 1446 H/2025 M. Dari total kuota tersebut, sebanyak 73 orang merupakan jamaah reguler berdasarkan urutan porsi, sedangkan 4 orang lainnya merupakan jamaah lanjut usia dengan usia di atas 78 tahun.
Dalam sambutannya, Bupati Johny Kamuru menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan penting ini dan menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung penuh penyelenggaraan ibadah haji bagi warga Kabupaten Sorong. “Bimbingan manasik ini bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi bagian penting dalam memastikan para jamaah memahami seluruh tahapan, rukun, dan makna spiritual dari ibadah haji. Pemerintah Daerah terus berupaya agar pelayanan kepada para tamu Allah ini berjalan maksimal,” ungkapnya.
Manasik Haji: Bekal Ilmu dan Persiapan Mental
Kegiatan Bimbingan Manasik Haji tahun ini dilaksanakan sebanyak 10 kali pertemuan. Dua kali di antaranya digelar di tingkat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sorong, sementara delapan kali sisanya dilaksanakan di masing-masing Kantor Urusan Agama (KUA) distrik se-Kabupaten Sorong.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sorong, Fenjte Burdam

, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada calon jamaah haji tentang pelaksanaan ibadah haji secara teoritis maupun praktis.
Adapun materi yang diberikan mencakup:
- Kebijakan Pemerintah Indonesia tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
- Kebijakan Pemerintah Arab Saudi tentang Pelaksanaan Haji.
- Pelayanan Kesehatan bagi Jamaah Haji
- Alur Perjalanan Ibadah Haji dari tanah air hingga ke tanah suci
- Kebijakan khusus bagi jamaah lanjut usia
Para narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini berasal dari pejabat Kementerian Agama Kabupaten Sorong, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, serta tokoh agama yang telah berpengalaman melaksanakan ibadah haji dan telah lulus Sertifikasi Pembimbing Haji.
Biaya penyelenggaraan kegiatan bimbingan manasik ini bersumber dari DIPA PHU Kementerian Agama Kabupaten Sorong Tahun Anggaran 2025.
Waiting List Capai 18 Tahun, Antusias Jamaah Tetap Tinggi
Fenjte Burdam juga mengungkapkan bahwa jumlah total pendaftar haji asal Kabupaten Sorong hingga saat ini telah mencapai 1.238 orang. Namun, dengan kuota tahunan yang hanya sebanyak 73 orang, masa tunggu (waiting list) untuk keberangkatan haji dari wilayah ini telah mencapai 18 tahun.
“Ini menjadi tantangan bersama yang harus dihadapi dengan kesabaran dan kesiapan. Kami berharap kuota haji ke depan dapat ditingkatkan agar masyarakat bisa lebih cepat menunaikan rukun Islam yang kelima,” ujarnya.
Fenjte juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Sorong atas perhatian dan dukungan yang konsisten diberikan terhadap penyelenggaraan ibadah haji, termasuk dukungan pembiayaan operasional keberangkatan dan kepulangan jamaah dari Sorong ke Embarkasi Makassar dan sebaliknya setiap tahunnya.
Komitmen Pemerintah Daerah
Kehadiran Bupati Johny Kamuru dalam acara ini tidak hanya sebagai bentuk simbolis, tetapi juga wujud komitmen nyata Pemerintah Daerah dalam memastikan pelayanan kepada para jamaah haji berjalan optimal.
“Kami akan terus hadir, tidak hanya dalam acara seremonial, tapi juga dalam memastikan seluruh proses haji berjalan dengan baik – mulai dari bimbingan, keberangkatan, pelaksanaan di tanah suci, hingga pemulangan ke tanah air,” tegas Bupati.
Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar seluruh calon jamaah haji Kabupaten Sorong tahun 2025 dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk, sehat, dan kembali ke tanah air dengan selamat serta memperoleh predikat haji yang mabrur. (ARY)


















































