Koran Online, SORONG – Banjir yang sering terjadi khususnya saat musim penghujan tentunya menjadi musibah bagi mereka yang terdampak langsung salah satunya adalah para petani yang mengeluh kebunya sering digenangi air saat musim penghujan tiba yang mengharuskan menelan pil pahit karena sedih tidak bisa menikmati hasil panen yang telah ditanam.
Salah satunya Byat Ketua kelompok tani cendrawasih menyampaikan bahwa kebunnya sering mengalami gagal panen akibat banjir yang sering menggenangi area tempat para petani berkebun. Ia mengungkapkan bahwa keluhan ini sudah pernah ditinjau langsung dari sejumlah instanti terkait untuk dijanjikan melakukan pelebaran dan normalisasi sungai serta saluran-saluran utama di sekitar kebun.
” Sudah pernah pak disurvey jamannya pak Jokowi tapi ya begitu-begitu saja cuma sebatas tinjau sana tinjau sini tapi tidak ada realisasi sampai kebun kamipun harus berkali-kali terendam banjir” Ungkap Byan .
Diantara merekapun mengungkapkan bahwa menaruh harapan besar kepada Bupati Sorong Johny Kamuru dan Wakil Bupati Sorong Sutedjo agar bisa berpikir bijak dan cepat agar kondisi banjir yang terjadi bisa teratasi dengan baik.
” Aduh kaka, maaf kami rata-rata di sini memilih Johny Kamuru dan abah Sutedjo jadi kami harap tolong perhatikan kami, kami hanya rakyat kecil yang menggantungkan hidup dari bertani. Kalau kami tidak bertani anak-anak dan keluarga kami tidak makan. Nah bayangkan bagaimana kalau sampai banjir, sudah tidak tahu berapa banyak lagi kerugian. Jadi saya harap janji-janji kampanye kemarin jangan cuma omon-omon” ungkap salah satu petani.
Byat kembali mengungkapkan bahwa untuk mengatasi ini ia dan beberapa petani lainya sempat melakukan swadaya untuk menyewa alat berat untuk membuat dan melakukan normalisasi aliran air yang ada di sekitar kebun.
” Kami sempat melakukan swadaya untuk menyewa alat berat karena kami khawatir akan terus-menerus kebanjiran, jadi warga urunan. Alhamdulillah ada dibantu juga oleh anggota dewan Ibu Yuanis Tri Setyo Utami sehingga kami bisa mengatasi hal tersebut,tapi itu sudah lama sehingga sekarang ada pendangkalan lagi, sehingga kami berharap ada solusi yang terbaik untuk membantu kami para petani. Dan hal itu kami minta kepada Bapa Bupati Johny Kamuru yang saat ini telah memimpin Kabupaten Sorong” tandasnya, Jumat (14/03/24).(ARY)


















































