Koran online, SORONG- Kasatlantas Polres Sorong Kasat Lantas Polres Sorong Iptu Jopi Kewilaa mengungkapkan angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sorong masih tinggi, rata-rata di dominasi kendaraan roda 2
Ia menyatakan bahwa kecelakaan lalu lintas di cenderung terjadi akibat pengendara dan penumpang yang tidak mematuhi aturan, khususnya dalam penggunaan helm.
Ironisnya angka kecelakaan paling lebih banyak didominasi laki-laki yaang masih berusia produktif. Menurutnya, hal tersebut sangat berdampak pada kehidupan sosial masyaraka over

“Jika tulang punggung yang meninggal dunia akibat kecelakaan berlalulintas, berarti ada anak-anak yang ditinggalkan,karena itu marilah tertib berlalu lintas dan berkendara dengan kecepatan yang wajar agar selamat sampai di tujuan dan keluargapu selalu bahagia menunggu setiap waktu,” ujar Jopi
Selain itu razia yang rutin dilakukan satuan lalu lintas sorong bertujuan untuk selalu mengingatkan para pengendara untuk selalu tertib berlalu lintas termasuk memperhatikan kelengkapan dalam berkendara .
“Jangan lupa tetap jaga keselamatan dalam berkendara” pungkasnya
Sementara beberapa pekan terakhir satlantas polres sorong kerap menggandeng Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sorong guna menghimbau masyarakat untuk taat dalam membayar paja

Dengan operasi bersama ini diharapkan sinergitas antara pemerintah dan kepolisian diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pajak negara, khususnya di wilayah hukum Polres Sorong. Karna itu kesadaran masyarakat untuk membayar pajak itu sangat penting dan wajib bagi mereka yang memiliki kendaraan.
Dari data yang diperoleh media ini per 01 Januari hingga 31 Januari 2025 sudah puluhan kendaraan roda 2 terjaring razia yang digelar oleh satlantas polres sorong dan rata-rata pelanggaran yang dilakukan adalah pelanggaran kasat mata termasuk juga kelengkapan surat-surat kendaraan. (ARY)


















































