Koran Online,SORONG-Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sorong mengintensifkan upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Upaya ini diwujudkan melalui sosialisasi Kamtibmas yang dirangkai dengan penyaluran bantuan sosial di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Imanuel Aimas, Distrik Aimas, pada Selasa (02/12/25).
Kegiatan ini dipimpin oleh Plt. Ketua FKUB Kabupaten Sorong, Pdt. Dedy Jeflaun, S.Th., yang menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah. Pdt. Dedy menegaskan bahwa pemeliharaan persaudaraan adalah kunci utama untuk memastikan situasi tetap aman dan damai, khususnya di tengah keragaman suku di wilayah Kepala Burung.
Dalam paparannya, Pdt. Dedy secara spesifik menyoroti perlunya pembinaan intensif terhadap generasi muda. Ia mengimbau orang tua, terutama para ibu, untuk membimbing anak-anak agar terhindar dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Selain itu, masyarakat diminta untuk waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memecah belah kerukunan antar suku. Pdt. Dedy menekankan bahwa setiap permasalahan harus diselesaikan melalui jalur hukum dan aparat keamanan, sambil menghindari tindakan main hakim sendiri (anarkis).
”Kami mendorong pembinaan berkelanjutan kepada generasi muda agar menjauhi segala bentuk tindakan yang merugikan, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Pdt. Dedy Jeflaun juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat, khususnya Presiden RI Prabowo Subianto, atas penyaluran paket sembako yang disalurkan bagi masyarakat Papua. Bantuan ini dinilai sebagai wujud nyata dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan warga.
Ia menegaskan komitmen FKUB Kabupaten Sorong untuk terus mendukung program pembangunan pemerintah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan sosialisasi ini, yang turut dihadiri jemaat GPDI Imanuel Aimas, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya taat hukum, bijak dalam menyikapi isu-isu sensitif, dan mendukung pembangunan daerah.
Ke depan, FKUB Kabupaten Sorong berkomitmen melanjutkan upaya pembinaan dan penggalangan kepada kepala suku, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk memperkuat persatuan serta komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (ARY).


















































