Koran Online, SORONG-Wujud kepedulian pemerintah pusat terhadap penguatan peran lembaga adat di Tanah Papua kembali tampak melalui pemberian bantuan motor operasional kepada Polisi Adat Suku Biak di Provinsi Papua Barat Daya. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Herry Korano, selaku Kepala Polisi Adat Suku Biak, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara masyarakat adat dan pemerintah dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah setempat.
“Saya, Herry Korano, Komandan Polisi Adat Provinsi Papua Barat Daya, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo atas bantuan satu unit motor trail untuk operasional Polisi Adat,” ujarnya.
Menurut Herry, kendaraan tersebut sangat membantu kelancaran tugas Polisi Adat dalam melakukan pengamanan dan pengawasan di wilayah adat yang medannya cukup sulit dijangkau. “Dengan adanya motor ini, kami bisa lebih cepat bergerak di lapangan, khususnya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” katanya.
Lebih jauh, Herry menegaskan bahwa bantuan tersebut menjadi simbol nyata perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Papua. “Kami merasa diperhatikan. Ini bukti bahwa pemerintah pusat peduli dan ingin kami di Papua tetap bersatu dalam bingkai NKRI,” tambahnya.
Ia juga menegaskan komitmen Polisi Adat untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan lainnya dalam menjaga kedamaian di wilayah Papua Barat Daya. “Kita semua punya tujuan yang sama, yaitu menjaga Indonesia agar tetap aman, damai, dan bersatu. Kami di Polisi Adat siap memback-up dalam segi adat dan budaya, serta memberikan pemahaman tentang bagaimana hidup berwarganegara yang baik,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Herry kembali menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Presiden Prabowo.
“Sekali lagi terima kasih kepada Bapak Presiden atas perhatian dan dukungannya. Semoga Bapak Presiden selalu diberi kesehatan dalam menjalankan tugas-tugas negara,” ujarnya.
Bantuan ini sekaligus menjadi simbol kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan masyarakat adat Papua dalam memperkuat ketahanan sosial serta memperkokoh persatuan bangsa di ujung timur Indonesia.


















































