Koran Online, SORONG-Dalam upaya memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, Tim Penggerak PKK Kabupaten Sorong menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi Tim Pembina Posyandu. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai Rabu (02/07/25) hingga Kamis (03/07/25), bertempat di Aula Kantor Wali Kota Sorong.
Ketua TP-PKK Kabupaten Sorong, Ny. Junita Linda Kamuru, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran aktif kader dan tim pembina Posyandu dalam mendorong kualitas hidup masyarakat, khususnya ibu dan anak. Menurutnya, Posyandu bukan hanya sekadar tempat pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
“TP-PKK hadir bukan sekadar sebagai mitra pemerintah, tetapi juga sebagai penggerak utama di lapangan. Dengan peningkatan kapasitas ini, kami ingin memastikan setiap kader dan pembina Posyandu memiliki bekal yang cukup untuk mengedukasi masyarakat dan menjalankan fungsi sosialnya secara maksimal,” ujar Ny. Junita.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 50 peserta yang terdiri atas kader PKK, tenaga kesehatan dari puskesmas, serta unsur kelurahan dan kampung. Materi yang disampaikan mencakup tata kelola Posyandu, pencatatan dan pelaporan kegiatan, pemanfaatan data kesehatan keluarga, serta strategi intervensi dini terhadap stunting dan gizi buruk.

Narasumber berasal dari Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan serta Perlindungan Anak (P2KBP3A) dan Dinas kearsipan dan perpustakaan Kabupaten Sorong,serta praktisi pemberdayaan masyarakat. Para peserta juga mengikuti simulasi praktik pelaporan dan diskusi kelompok untuk memecahkan persoalan yang sering dihadapi di lapangan.
Salah satu peserta, Martina, kader Posyandu dari Distrik Mayamuk, menyambut baik kegiatan ini.
“Kami para kader merasa sangat terbantu. Banyak hal baru yang kami pelajari, terutama soal pentingnya pencatatan yang rapi dan bagaimana melakukan pendekatan kepada masyarakat yang kurang responsif terhadap kegiatan Posyandu,” ungkapnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilakukan Pengukuhan Ketua dan Pelantikan Pengurus Tim Pembina Posyandu Distrik Mayamuk yang berlangsung di Balai Kampung Klasmelek. Pelantikan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian dari komitmen memperkuat peran strategis Posyandu di tingkat distrik, kelurahan, dan kampung.
“Dengan dilantiknya Tim Pembina Posyandu di tingkat distrik, kelurahan, dan kampung, kita meneguhkan langkah untuk menjalankan Posyandu Terpadu yang holistik, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan ibu, anak, remaja, lansia, keluarga, serta masyarakat secara menyeluruh,” tegas Ny. Junita Linda Kamuru.
Ia mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama mewujudkan Posyandu yang aktif, kreatif, inovatif, dan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat demi masa depan generasi yang lebih sehat dan sejahtera.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan Kampung Yeflio yang akan mewakili Provinsi Papua Barat Daya dalam ajang Lomba Posyandu Tingkat Nasional Tahun 2025. Posyandu di Kampung Yeflio dinilai memiliki sistem pengelolaan yang baik, inovatif, serta integratif terhadap enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Sebagai kampung binaan, Yeflio telah menjalankan Posyandu Terpadu secara konsisten dengan pelibatan aktif masyarakat, lintas sektor, serta inovasi pelayanan berbasis keluarga. Dalam sesi kunjungan lapangan (Turlap), jajaran TP-PKK juga bertemu langsung dengan kepala kampung dan perangkat kampung untuk memperkuat sinergi dan dukungan kelembagaan.
“Kami berharap pelatihan ini bukan hanya seremonial, tetapi benar-benar menjadi penguat kapasitas kader dan pembina Posyandu. Pemkab Sorong siap mendukung, termasuk dalam upaya Kampung Yeflio membawa nama baik daerah di tingkat nasional,” tutup Ny. Junita.
Melalui rangkaian kegiatan ini, TP-PKK Kabupaten Sorong menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas layanan Posyandu, mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.(BR)


















































