Koran Online, SORONG -Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Sorong, Mawardi Nur, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat keharmonisan dan keamanan daerah dalam suasana silaturahmi antara Pemerintah Daerah dan para tokoh lintas agama, adat, dan masyarakat yang digelar pekan ini di Kabupaten Sorong.
Dalam sambutannya, Mawardi menekankan bahwa Kabupaten Sorong, yang dihuni oleh masyarakat dari beragam suku dan agama, telah menjelma menjadi gambaran kecil dari kebinekaan Indonesia.
“Dengan penduduk yang heterogen, kita bersyukur Kabupaten Sorong menjadi salah satu daerah yang tingkat kejahatannya tergolong rendah dibandingkan wilayah lain di Indonesia. Ini bukan sekadar narasi, tetapi fakta,” ujarnya.
Meski demikian, Mawardi mengingatkan bahwa stabilitas yang telah terjaga harus terus dirawat. Ia mengajak masyarakat untuk tidak lengah dan senantiasa menjaga kondusivitas agar Sorong tetap menjadi daerah yang aman dan nyaman bagi siapa pun.

Ia juga menyinggung soal kepemimpinan daerah, dengan menegaskan bahwa Johny Kamuru dan Sutedjo yang kini menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sorong periode 2025-2030, adalah pemimpin bagi seluruh masyarakat tanpa kecuali.
“Tidak ada lagi sekat-sekat. Tidak boleh ada perbedaan-perbedaan yang memecah. Ini saatnya kita bergandengan tangan sebagai satu kesatuan di Kabupaten Sorong,” tegasnya.
Mawardi mengakui, setiap masa kepemimpinan memiliki tantangannya sendiri. Ia menyinggung periode sebelumnya yang menghadapi hantaman pandemi Covid-19, sementara saat ini tantangan muncul dalam bentuk tuntutan efisiensi dan percepatan pembangunan. Namun ia optimistis, dengan semangat gotong royong dan kedewasaan masyarakat Sorong, semua bisa dilalui.
“Saya percaya, masyarakat Kabupaten Sorong adalah masyarakat yang paham situasi dan mau ikut ambil bagian dalam pembangunan. Bersama-sama, kita bisa wujudkan Sorong yang lebih maju,” pungkasnya.(BR)


















































