Koran Online, Kota Sorong-Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, tiba di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (24/6/2025). Kehadirannya diikuti oleh sejumlah anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari berbagai provinsi, termasuk petinju profesional sekaligus anggota DPD asal Kalimantan Barat, Daud Yordan.
Selain agenda silaturahmi dan dialog bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat Daya, Waka MPR RI dijadwalkan membuka secara resmi Kejuaraan Daerah Tinju Amatir PFM Cup I.
Dalam pembukaan kejuaraan tersebut, digelar pula laga ekshibisi antara Daud Yordan dan petinju asal Papua, Geisler Ap, yang berlangsung di Aula Serbaguna Batalyon Infanteri 762/VYS, Selasa malam.
Rombongan yang turut mendampingi Waka MPR RI antara lain Azhari Cage (DPD RI – Aceh), Andi Ian Baal (DPD RI – Sulawesi Barat), serta dua senator asal Papua Barat Daya, yakni H. Hartono dan Mamberop Y. Rumakiek.
Setibanya di Sorong, rombongan disambut dengan iringan suling tambur serta prosesi adat injak piring, sebagai bentuk penghormatan masyarakat adat Malamoi kepada tamu kehormatan. Tradisi adat ini menandai penerimaan resmi terhadap para tamu yang datang ke wilayah Sorong Raya.
Kehadiran rombongan diterima langsung oleh Senator Paul Finsen Mayor (DPD RI – Papua Barat Daya), Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, dan Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim.
Dalam keterangannya, Daud “Cino” Yordan menyebut pertandingan malam ini bukan sekadar laga ekshibisi, melainkan bentuk kontribusi nyata dalam membangkitkan kembali gairah olahraga, khususnya tinju, di wilayah timur Indonesia.
Sebagai informasi, Daud Yordan merupakan salah satu petinju nasional yang telah menorehkan prestasi di tingkat internasional. Ia merupakan mantan juara dunia kelas ringan IBO dan WBO Asia-Pacific, serta mantan juara kelas bulu WBO Asia-Pacific. Dengan rekor puluhan kemenangan, sebagian besar melalui KO, Daud dikenal luas sebagai salah satu petinju paling berpengaruh dari Indonesia di kancah Asia Tenggara.
Sementara itu, Geisler Ap, yang menjadi lawannya dalam laga ekshibisi, adalah petinju asal Papua yang aktif membangun pembinaan olahraga tinju di tanah kelahirannya. Ia menyambut pertarungan ini dengan antusias.
“Daud adalah predator di atas ring. Tidak ada keraguan soal itu,” ujar Geisler.
Pertandingan ini menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian PFM Cup I, sekaligus momentum sinergi antara olahraga, kebudayaan, dan kehadiran negara dalam pembangunan Papua Barat Daya.(BR)


















































