Koran Online, SORONG – Seorang penumpang KM Sabuk Nusantara 56 dilaporkan hilang di laut saat kapal sedang berlayar dari Sorong menuju Teminabuan, Papua Barat Daya. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sorong pun segera menggelar operasi pencarian dan pertolongan (SAR), Senin (23/06/25), setelah menerima laporan dari agen kapal.
Penumpang yang hilang diketahui bernama Jimi Magawe (20), warga Inanwatan, Sorong Selatan. Ia terakhir terlihat pada Sabtu (21/06/25) pukul 04.00 WIT dalam kondisi diduga mabuk dan tertidur di bawah sekoci kapal. Beberapa penumpang sempat mengingatkannya untuk masuk ke ruang dalam kapal. Namun, satu jam kemudian, Jimi sudah tidak lagi terlihat.
Pencarian internal dilakukan oleh kru dan penumpang kapal. Namun karena hasilnya nihil, laporan resmi baru disampaikan ke Basarnas dua hari kemudian, Senin pagi pukul 04.50 WIT.
Kepala Kantor Basarnas Sorong Monce Brury melalui akun whatsapp official milik Basarnas Sorong menyampaikan bahwa dugaan kuat korban jatuh ke laut di sekitar koordinat 01°30’11.0″S – 130°23’44.3″E, atau sekitar 63,77 mil laut arah barat daya dari Kota Sorong.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas segera memberangkatkan tim penyelamat yang terdiri dari tiga personel SAR dan enam awak kapal menggunakan Rescue Boat 221 dari Pelabuhan Perikanan Sorong dengan kecepatan rata-rata 14 knot. Estimasi waktu tempuh menuju lokasi diperkirakan lima jam.
Dalam operasi ini, Basarnas mengerahkan sejumlah peralatan pendukung, antara lain kendaraan penyelamat, alat komunikasi, peralatan medis, serta perlengkapan evakuasi. Namun, proses pencarian terkendala cuaca dan keterbatasan jaringan komunikasi di wilayah perairan sekitar titik hilangnya korban.
Menurut prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi saat itu berawan hingga hujan dengan tinggi gelombang laut antara 0,25-0,75 meter. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan 3–8 kilometer per jam dan jarak pandang laut diperkirakan mencapai 10 kilometer.
Hingga laporan ini diturunkan, operasi SAR masih terus dilakukan oleh tim Basarnas Sorong dengan harapan korban dapat ditemukan. Pihak keluarga korban dikabarkan telah diberitahu dan diminta bersabar menunggu hasil pencarian.


















































