Koran Online,SORONG– Menyambut Hari Ulang Tahun ke-58 Kabupaten Sorong, Pemerintah Kabupaten Sorong menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan dan gizi masyarakat melalui penyelenggaraan pasar murah ikan. Kegiatan ini digagas oleh Dinas Perikanan sebagai bagian dari rangkaian perayaan hari jadi daerah, sekaligus sebagai strategi untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan di kalangan masyarakat luas.Kamis, (12/06/25)
Pasar murah ini bukan sekadar program subsidi biasa, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat sekaligus edukasi gizi bagi keluarga. Melalui program ini, pemerintah menyediakan total empat ton ikan segar yang terdiri dari berbagai jenis ikan laut seperti tuna, tenggiri, lema, dan ikan campur, serta ikan air tawar seperti lele dan nila. Seluruh jenis ikan tersebut dijual dengan harga yang telah disubsidi sebesar 50 persen, sehingga jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Misalnya, ikan tuna yang biasanya dijual di kisaran Rp30.000 per kilogram kini hanya dijual Rp15.000, begitu pula ikan lema dan lele yang bisa dibeli dengan harga Rp10.000 per kilogram.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sorong, Bekti Giri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya konkret pemerintah dalam menjamin ketersediaan pangan sehat dengan harga terjangkau. Menurutnya, ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik dan kaya akan nutrisi penting, yang sayangnya masih belum dikonsumsi secara maksimal oleh sebagian masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berpenghasilan rendah, tetap memiliki akses terhadap pangan bergizi. Ikan adalah pilihan yang sangat baik karena mengandung protein tinggi, omega-3, vitamin D, dan zat besi yang penting untuk pertumbuhan, perkembangan otak anak, serta menjaga imunitas dan kesehatan jantung,” ujar Bekti.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya mendorong konsumsi ikan, tetapi juga membantu para pelaku usaha perikanan dan nelayan lokal agar hasil tangkapan mereka dapat terserap pasar secara luas. Pemerintah ingin menjadikan konsumsi ikan sebagai budaya makan sehat di masyarakat, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil yang sangat membutuhkan asupan protein berkualitas tinggi.
Pasar murah ini disambut antusias oleh warga. Sejak pagi, masyarakat sudah mulai berdatangan ke lokasi penjualan untuk membeli ikan dengan harga hemat. Banyak warga menyampaikan harapan agar kegiatan seperti ini dapat berlangsung rutin, mengingat tingginya kebutuhan akan bahan makanan bergizi di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sorong tidak hanya memperingati hari jadi ke-58 secara seremonial, tetapi juga mengisinya dengan langkah nyata dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Inisiatif seperti pasar murah ikan menjadi wujud komitmen pemerintah dalam membangun masyarakat yang sehat, sejahtera, dan mandiri melalui pangan lokal yang berkualitas.(DWA)


















































