Koran Online, SORONG – Pemerintah Kabupaten Sorong melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) tengah menggelar tahapan sosialisasi sekaligus persiapan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025. Sosialisasi ini telah berlangsung sejak pekan lalu di berbagai sekolah menengah atas dan sederajat di wilayah Kabupaten Sorong.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sorong, Adrian Timban, mengatakan bahwa proses sosialisasi ini bertujuan untuk menjaring potensi calon anggota Paskibraka dari berbagai sekolah, termasuk dari wilayah-wilayah terpencil.
“Persiapan Paskibraka untuk Kabupaten Sorong saat ini sudah berjalan. Kami mulai melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah sejak minggu lalu. Ini bertujuan untuk melihat potensi siswa-siswi yang nantinya akan mengikuti tahapan seleksi,” ujar Adrian Timban kepada awak media, Kamis (8/5/2025).
Adrian menjelaskan bahwa proses seleksi ini dilaksanakan dengan mengacu pada surat edaran dari pemerintah pusat. Selain untuk tingkat kabupaten, proses seleksi ini juga akan menjaring kandidat yang akan mewakili Kabupaten Sorong di tingkat provinsi Papua Barat Daya.
“Hari ini sudah memasuki hari ketiga sosialisasi. Harapan kami, proses rekrutmen dapat rampung pada bulan Mei ini. Setelah itu, kami akan mulai tahapan pelatihan, termasuk materi wawasan kebangsaan dan pembinaan fisik bagi peserta yang lolos,” terangnya.
Adrian juga menekankan pentingnya keterwakilan dari seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Sorong, termasuk yang berada di daerah terpencil seperti Distrik Seget, Sayosa, dan Salawati Selatan. Menurutnya, pemerataan peserta menjadi fokus utama dalam seleksi tahun ini.
“Kami ingin ada keterwakilan dari semua wilayah. Tidak hanya dari sekolah-sekolah yang dekat di kota, tetapi juga dari distrik yang jauh. Tim kami ditugaskan untuk menjaring potensi anak-anak Papua yang ada di sekolah-sekolah terpencil agar mereka juga termotivasi untuk ikut kegiatan Paskibraka,” jelas Adrian.
Terkait pelatihan, tahun ini Kesbangpol Kabupaten Sorong kembali bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 1802/Sorong dalam pembinaan dan pelatihan fisik Paskibraka.
“Untuk pelatihan tahun ini, kami sudah menyurat ke Kodim 1802/Sorong. Ini merupakan giliran Kodim untuk menjadi mitra pelatih Paskibraka. Kami berharap mereka bersedia membantu dalam pelatihan hingga pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang,” ungkapnya.
Adrian menyatakan bahwa setelah proses seleksi dan pengukuhan, peserta akan menjalani pelatihan intensif atau pemusatan latihan di Alun-Alun Kabupaten Sorong, sebagai persiapan akhir menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Dengan persiapan yang matang serta keterlibatan lintas sektor, diharapkan proses seleksi dan pelatihan Paskibraka tahun ini berjalan lancar dan sukses, serta mampu melahirkan generasi muda yang disiplin, nasionalis, dan siap menjadi teladan bagi rekan-rekan sebaya mereka.(ARY)


















































