Koran Online, Sorong Momentum penting mewarnai perjalanan politik di Kabupaten Sorong setelah digelarnya Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka pelantikan pimpinan DPRD Kabupaten Sorong, Rabu (30/4/2025). Mawardi Nur secara resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sorong bersama Yohanis Kalaibin sebagai Wakil Ketua III oleh Ketua Pengadilan Negeri Sorong, Beauty Deitje Elisabeth Simatauw, S.H., M.H.
Upacara pelantikan yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD itu disaksikan oleh jajaran pejabat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pengambilan sumpah jabatan dilakukan dengan pengantar doa oleh perwakilan tokoh agama Islam dan Kristen, mencerminkan nilai keberagaman yang harmonis di Tanah Malamoi.
Ketua DPRD: Tanggung Jawab Besar, Harus Ditopang Kolaborasi
Dalam sambutannya, Mawardi Nur menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin DPRD Kabupaten Sorong masa jabatan 2024–2029. Ia mengungkapkan bahwa pelantikan ini dilandasi oleh ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang tata tertib DPRD.
Mawardi juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat Daya, Bupati Sorong, Wakil Bupati, Ketua Pengadilan Negeri Sorong, pimpinan partai politik,khususnya Partai Golkar serta seluruh penyelenggara pemilu dan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan DPRD ke depan akan menghadapi tantangan berat di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang semakin kompleks.
“Sebagai lembaga legislatif, tantangan ke depan tentu tidak mudah. Dibutuhkan kemampuan untuk beradaptasi, berpikir kritis, inovatif, serta bertindak cepat dan tepat. Maka dari itu, sinergitas antara DPRD, eksekutif, pemangku kepentingan, dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” tegas Mawardi.
Harapan: Bangun Bersama, Ukir Sejarah Baru
Mawardi Nur mengajak seluruh anggota DPRD dan elemen pemerintah untuk bekerja dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang sehat. Ia menekankan bahwa tanpa dukungan bersama, tugas dan tanggung jawab yang diemban akan sulit ditunaikan dengan maksimal.
“Saya berharap agar hubungan antar lembaga benar-benar kita bangun dengan saling mendukung. PR kita ke depan sangat berat, apalagi kebijakan efisiensi dari pusat sangat kita rasakan dampaknya. Mari kita layani masyarakat dengan tulus dan sepenuh hati,” ujar Mawardi.
“Cerita mudah ditulis, tetapi tidak semua akan dikenang. Mari kita ukir karya dan sejarah bersama untuk generasi mendatang. Masa depan tergantung pada apa yang kita kerjakan hari ini,” tambahnya mengutip pepatah bijak.
Ia juga menyoroti pentingnya pelantikan ini sebagai momen bersejarah, terlebih karena untuk pertama kalinya pelantikan pimpinan DPRD digelar dengan kehadiran utusan dari tingkat Provinsi Papua Barat Daya, menandai semangat otonomi yang semakin kuat. (ARY)


















































